Audio: “Dauroh Makassar 4”

 

Dauroh Makassar4aBerikut rekaman kajian islam ilmiyah yang di adakan di Masjid Al Latief Makassar, Bersama Al Ustadz Luqman Ba’abduh Hafizhahullah.

1. Senin, 15 Jumadil Ula 1435H / 17 Maret 2014M

” PENDIDIKAN ANAK DALAM SOROTAN MANHAJ SALAF “

Sesi 1 : Download di Sini

Sesi 2 : Download di Sini 

###############################

2. Selasa, 16 Jumadil Ula 1435H / 18 Maret 2014M

“MENGENAL SEKELUMIT BIOGRAFY ULAMA SALAF”

Sesi 1 : Download di Sini  

Sesi 2 (tanya jawab) : Download di Sini  

Sesi 3 (tanya jawah..Lanjutan) : Download di Sini 

Memberontak Pemerintah Bersumber Dari Keyakinan Yang Rusak

 

WSI-MemberontakPemerintah1MEMBERONTAK PEMERINTAH BERSUMBER DARI KEYAKINAN YANG RUSAK

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

Pertanyaan:Bagaimana dengan orang yang memprovokasi untuk memberontak kepada pemerintah dan menyatakan bahwa yang dimaksud dengan menyempal dari jamaah kaum Muslimin (memberontak kepada pemerintah) bukanlah dengan cara melakukan demonstrasi dan mengemukakan pendapat. Tetapi yang dimaksud dengan pemberontakan yang diperingatkan oleh syari’at agar dijauhi adalah pemberontakan bersenjata?

Jawaban: Continue reading “Memberontak Pemerintah Bersumber Dari Keyakinan Yang Rusak”

Mungkinkah Melihat Allah?

 

MelihatAllah1MUNGKINKAH MELIHAT ALLAH ?

Untuk menjawab hal perlu adanya perincian, melihat Allah terbagi menjadi dua:

1. Melihat Allah di dunia, maka hal ini ada dua keaadaan:

a. Dalam keaadan sadar dan terjaga maka manusia tidak akan mampu melihat Allah, hal ini berdasarkan Kalamullah :

(وَلَمَّا جَاءَ مُوسَىٰ لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ ۚ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَٰكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي ۚ فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا ۚ فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ) [Surat Al-Araf : 143]

Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Wahai Robbku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Robb  berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Robbnya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”. Continue reading “Mungkinkah Melihat Allah?”