Nasehat Bagi Salafiyah Pengguna Facebook

Bersama: Al Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah

Pertanyaan: Untuk asaatidzuna al kiraam yang ada di forum ini dan mempunyai waktu luang, kami harapkan untuk memberikan jawaban, arahan serta nasehatnya. Baarakallaahu fiikum.

Tolong pertegas lagi nasehat dari Ulama kita, juga dari Asatidzah kita terkait dengan ikhwan dan akhawaat juga ummahaat yang masih berkecimpung di dunia Facebook, didapati fakta dan kenyataan disana bahwa banyak dari mereka saling menjalin pertemanan antara Laki-laki dan Perempuan dan tidak menutupi kemungkinan ada di antara mereka saling ngobrol melalui fasilitas Pesan Pribadi, kemudian terjadi fitnah selanjutnya yang lebih parah.

Sebagaimana telah kita ketahui bersama juga bahwa TELAH banyak tersebar Audio rekaman dari Asatidzah kita bahkan juga dari sebagian Masyaikh kita yang telah memperingatkan dari bahaya Facebook. Tapi MASIH JUGA di dapati disana banyak dari ikhwaanuna dan juga akhawaatuna yang masih EKSIS di jejaring sosial tersebut, wallaahul musta’an.. dan apabila di sampaikan nasehat-nasehat dari asatidzah kita, mereka menjawab dengan berbagai alasan yang banyak, ini di antaranya :

  • Ana dengan facebook, hanya untuk sarana menyebarkan dakwah dengan memposting faedah-faedah ilmu dan selama niat ana baik dan bener ANA RASA tidak masalah!  ini alasan terbanyak dari kalangan facebooker yang sudah ngaji (katanya).
  • Ana di facebook, tapi ana membatasi pertemanan (khusus ikhwan atau khusus akhwat).
  • Ana di faceebok untuk mempromosikan barang dagangan ana atau alasan yang sejenis.
  • Ana di facebook, untuk berkomunikasi sesama ikhwah salafy, juga untuk mendapatkan info ta’lim, dauroh dan lain-lain.

Dan masih banyak alasan-alasan lain yang pada intinya agar mereka tetap ber-Facebook dan enggan mengikuti arahan Ulama dan Asatidzah kita.

Lantas bagaimana cara untuk memberikan nasehat secara benar dan hikmah untuk mereka. Bagaimana juga menjawab alasan mereka yang mengedepankan akal.

Akhirnya keberadaan mereka di Facebook tadi menjadi bahan celaan kaum sururiyyin pada sebagian salafiyyin yang masih bermain Facebook.. Kalian kenapa masih facebook-an, bukankah ustadz kalian sudah di nasehati untuk meninggalkan facebook?

Kami tunggu arahan serta nasehatnya ustaadz. Untuk kebaikan segala urusan Kami Salafiyyin, baik urusan dunia dan terlebih urusan Agama Kami.

Jazaakumullaahu khairan wa Baarakallaahu fiikum

Jawab:

Masalah mereka yang sudah mendengar nasehat tetapi tetap main Facebook, kita tidak bisa berbuat apa-apa selain nasehat. Hal ini berkaitan dengan syahwat, jika ada yang terfitnah setelah itu

فلا يلومن إلا نفسه

Maka jangan mencela selain dirinya sendiri.

Wallahul musta’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *